BIMBINGAN KONSELING

Pengertian Bimbingan Lengkap dengan Referensinya

Pengertian Bimbingan

Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas tentang Pengertian Bimbingan, yang mana di dalamnya dilengakapi dengan referensinya. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas di bawah ini.


Pembahasan

         Dilihat dari asal kata bimbingan yaitu bimbing, yang artinya pimpin; asuh; tuntun. Sedangkan bimbingan artinya petunjuk (penjelasan) cara mengerjakan sesuatu.[1]

        Bimbingan merupakan bantuan yang dapat diberikan oleh pribadi yang terdidik dan wanita atau pria yang terlatih, kepada setiap individu yang usianya tidak ditentukan untuk dapat menjalani kegiatan hidup, mengembangkan sudut pandangannya, mengambil keputusannya sendiri dan menanggung bebannya sendiri.[2]

         Menurut Saliman dan Sudarsono dalam bukunya Kamus Pendidikan, Pengajarctn, dan Umum, mengartikan bimbingan sebagai bantuan yang diberikan kepada murid untuk menemukan sendiri dan memberi respon yang tepat atas kemauan sendiri dalam masalah studi dan sosial.[3]

        Menurut Hallen A. di dalam bukunya Bimbingan dan Konseling, mengemukakan beberapa definisi mengenai bimbingan:

  1. Definisi bimbingan yang pertama dikemukakan dalam Year’s Book of Education 1955, yang menyatakan bahwa bimbingan adalah suatu proses membantu individu melalui usahanya sendiri untuk menemukan dan mengembangkan kemampuannya agar memperoleh kebahagiaan pribadi dan kemanfaatan sosial.
  2. Stoops dan Walquist, mendefinisikan bahwa bimbingan adalah proses yang terus menerus dalam membantu perkembangan individu untuk mencapai kemampuannya secara maksimum dalam mengarahkan manfaat yang sebesar-besarnya baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat.
  3. Menurut Crow & Crow, bimbingan diartikan sebagai bantuan yang diberikan oleh seseorang pria maupun wanita yang memiliki pribadi yang baik berpendidikan yang memadai kepada seorang individu dari setiap usia dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan dalam hidupnya sendiri, mengembangkan arah pandangannya sendiri, membuat pilihan sendiri dan memikul bebannya sendiri.
  4. Menurut Arthur J. Jones, seperti yang dikuti oleh DR. Tohari Musnamar, mendefmisikan bimbingan sebagai pertolongan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain dalam hal membuat pilihan-pilihan, penyesuaian diri dan pemecahan problem-problem.
  5. Rachman Natawidjaja, menyatakan bahwa bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya, sehingga ia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat, serta kehidupan umumnya.[4]

Baca juga: Pengertian Layanan Konseling


        Menurut Bimo Walgito dalam bukunya Bimbingan dan Konseling di Sekolah, mengemukakan bahwa “Bimbingan adalah bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu- individu dalam menghindari atau mengatasi kesulitan-kesulitan di dalam kehidupannya, agar individu atau sekumpulan individu-individu itu dapat mencapai kesejahteraan hidupnya”.[5]

         Sedangkan menurut Paimun dalam diktatnya Bimbingan dan Konseling, mengemukakan bahwa “Bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara terus menerus, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sehingga sanggup mengarahkan diri dan dapat bertindak wajar sesuai tuntutan dan keadaan lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Dengan demikian dia dapat mengecap kebahagiaan hidupnya dan dapat memberikan sumbangan yang berarti kepada kehidupan masyarakat pada umumnya”.[6]

       Dari uaraian-uraian di atas dapat disimpulkan mengenai pengertian bimbingan, yaitu suatu proses pemberian bantuan yang terus-menerus dan sistematis kepada incividu dalam memecahkan masalah yang dihadapinya, agar tercapai kemampuan untuk dapat memahami dirinya dan kemampuan untuk mengarahkan dirinya sesuai dengan potensi atau kemampuannya dalam mencapai penyesuaian diri dengan lingkungan, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat.


Refrensi Buku

[1] Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 2002), Cet. II, h. 152.

[2] Dewa Ketut Sukardi, Bimbingan dan Penyuluhan Belajar di Sekolah, (Surabaya: Usaha Nasional, 1983), h. 64.

[3] Saliman, Sudarsono, Kamus Pendidikan, Pengajaran, dan Umum, (Jakarta: Rineka Cipta, 1994), Cet. I, h. 33.

[4] Hallen A., Bimbingan dan Konseling, (Jakarta: Ciputat Pers, 2002), cet. I, h.3-5.

[5] Bimo Walgito, Bimbingan dan Konseling di Sekolah, (Yogyakarta: Andi Offset, 1995), cet. III, h.4.

[6] Paimun, Bimbingan dan Konseling, (Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah, 2005), h. 9,

 

Muhammad Nasikhul Abid

Share
Published by
Muhammad Nasikhul Abid

Recent Posts

Shalawat Menjadi Sebab Diampuninya Dosa

Pahala dan dosa merupakan bentuk kepedulian Allah kepada makhluknya. Siapa yang melakukan kebaikan akan Allah…

4 tahun ago

Shalawat Mendatangkan Syafa’at

Dunia hanyalah tempat hidup sementara bagi semua makhlukNya. Dan akhirat adalah tempat hidup kekal bagi…

4 tahun ago

Pengertian Shalawat dan Keutamaannya

Pengertian Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW Sebagai orang beriman pastinya tidak asing dengan kata shalawat.…

4 tahun ago

13 Situs Jurnal Referensi Karya Tulis Ilmiah

13 Situs Jurnal Referensi Karya Tulis Ilmiah dosenmuslim.com - Pendidikan merupakan kegiatan yang bersifat wajib…

4 tahun ago

Sekolah Islam Terpadu Di Yogyakarta

Di zaman yang serba modern ini, menuntut orangtua untuk lebih menjaga anak-anaknya dari budaya global…

5 tahun ago

4 SMPIT Boarding School Terbaik di Yogyakarta

www.dosenmuslim.com - Setiap orang tua yang putra-putrinya sudah duduk di bangku kelas 6 SD/MI pasti…

5 tahun ago