وللنصب خمس علامات الفتحة والالف والكسرة والياء وحذف النون
“I’rab nashab mempunyai ima alamat, yaitu; fathah, alif, kasrah, ya’, dan hadfunnun (menghilangkan huruf nun).
Maksudnya; i’rab nashab itu mempunyai lima tanda, yaitu:
عَرَفْتُ بَكْرًا = Aku telah mengenal Bakar.
رَاَيْتُ زَيْدًا = Aku telah melihat Zaid.
عَرَفْتُ اَخَاكَ = Aku telah mengenaal saudaraku.
رَاَيْتُ اَبَاكَ = Aku telah melihat ayahku.
عَرَفْتُ الْمُعَلِّمَاتِ = Aku telah mengenal guru-guru wanita.
رَاَيْتُ الْمُسْلِمَاتِ = Aku telah melihat guru-guru wanita.
رَاَيْتُ الزَّيْدِيْنَ = Aku telah melihat Zaid-Zaid.
رَاَيْتُ الزَّيْدَبْنَ = Aku telah Melihat dua Zaid.
لن تفعلي = Kamu (seorang perempuan) tidak akan dapat berbuat.
لن تفعلوا = Kamu semua (perempuan) tidak akan dapat berbuat.
لن يفعلوا = Kamu semua (laki-laki) tidak akan dapat berbuat.
لن تفعلا = Kamu berdua (perempuan) tidak akan dapat berbuat.
لن يفعلا = Kamu berdua (laki-laki) tidak akan dapat berbuat.
Kata nadhim;
للنصب خمس وهي فتحة الف * كسر وياء ثمّ نون تنحذف
“I’rab nashab mempunyai lima alamat, yaitu; fathah, alif, kasrah, ya, dan membuang (memghilangkan) huruf nun.”[1]
Harakat fathah adalah ciri utama dari i’rab nashab. Sebagai ciri utama dari i’rab nashab, harakat fathah dapat dijumpai dalam tiga tempat. Ketiga tempat tersebut adalah isim mufrad, jamak taksir, fi’il mudhari’ yang dimasuki oleh ‘amil nawashib (‘ami yang menashabkan suatu kata). Untuk mempermudah pemahaman kita tentang hal ini, alangkah baiknya kita menyimak contoh beriktu;
Huruf alif menjadi ciri dari i’rab nashab dapat dijumpai pada satu tempat, yaitu asm’aul khamsah (isim lima) yakni اباك، اخاك، حماك، فاك، ذا مال. Untuk mempermudah pemahaman kita, mari kita melihat contoh di bawah ini;[3]
رايتُ ابَاكَ في السوقِ
Harakat kasrah menjadi tanda pengenal dari i’rab nashab sebagai pengganti dari tanda harakat fathah. Ciri ini berposisi pada satu tempat, yaitu jamak muannast salim. Untuk lebih jelasnya, lihatlah contoh berikut;[4]
خلق اللهُ السمواتِ
Huruf ya’ adalah bagian dari tanda i’rab nashab. Huruf sebagai tanda atau ciri i’rab nashab berada dalam dua tempat, yaitu jamak mudzakar salim dan isim tastniyah. Untuk lebih detailnya kita lihat contoh berikut;
وامّا حذف النون فيكون علامة اانصب في الافعال الخمسة التي رفعها بثبات النون
Membuang (menghilangkan) nun menjadi alamat bagi alamat i’rab nashab pada af’alul khamsah yang di rafa’kaannya dengan memakai nun itsbat (tetap).
Seperti lafadz;
ان يعلما =Hendaknya kamu (laki-laki) berdua mengetahui.
ان تعلما =Hendaknya kamu (perempuan) berdua mengetahui.
ان يعلموا = Hendaknya kamu semua (laki-laki) mengetahui .
ان تعلموا = Hendaknya kamu semua (perempuan) mengetahui.
ان تعلمي = Hendaknya kamu (seorang perempuan) mengetahui.[5]
[1] Moch. Anwar, Ilmu Nahwu Terjemah Matan al-Jurumiyah dan ‘Imrithy, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2014) cet. ke-33, hal. 26 – 27.
[2] Ulin Nuha, Buku Lengkap Kaidah-kaidah Nahwu, (Yogyakarata: DIVA Press, 2015) cet. ke-5, hal. 33.
[3] Ibid. Hal. 33 – 34.
[4] Ibid. Hal. 34.
[5] Moch. Anwar, Ilmu Nahwu Terjemah Matan al-Jurumiyah dan ‘Imrithy, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2014) cet. ke-33, hal. 32.
Pahala dan dosa merupakan bentuk kepedulian Allah kepada makhluknya. Siapa yang melakukan kebaikan akan Allah…
Dunia hanyalah tempat hidup sementara bagi semua makhlukNya. Dan akhirat adalah tempat hidup kekal bagi…
Pengertian Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW Sebagai orang beriman pastinya tidak asing dengan kata shalawat.…
13 Situs Jurnal Referensi Karya Tulis Ilmiah dosenmuslim.com - Pendidikan merupakan kegiatan yang bersifat wajib…
Di zaman yang serba modern ini, menuntut orangtua untuk lebih menjaga anak-anaknya dari budaya global…
www.dosenmuslim.com - Setiap orang tua yang putra-putrinya sudah duduk di bangku kelas 6 SD/MI pasti…