KH. Maimun Zubair Meninggal Dihari yang Mulia

KH. Maimun Zubair Meninggal Di Hari yang sangat mulia “Selasa”

Diposting pada

KH. Maimun Zubair Meninggal Dihari yang sangat mulia “Selasa”

Baca juga : Ulama Jawa yang mempunyai Sanad Keilmuan

Innaalillaahi Wainnaa Ilaihi Raaji’uun…

Hari ini kita semua bangsa Indonesia khususnya Warga Nahdlatul Ulama kehilangan Ulama besar Al-Alim Al-Allamah Syaikhul Ulama KH. Maimun Zubair yang telah meninggal dunia di Makkah Al-Mukarramah pada hari yang sangat mulia bagi beliau yakni hari Selasa, 6 Agustus 2019 tepat pukul 04.17 (waktu Makkah).

KH. Maimun Zubair merupakan ulama kharismatik yang sangat disegani oleh semua kalangan. KH. Maimun Zubair merupakan Ulama yang mempunyai banyak sekali santri yang sekarang telah menjadi ulama, salah satunya adalah KH. Baha’udin Nursalim atau biasa di panggil Gus Baha’. Oleh sebab itu penulis memberikan gelar kepada beliau Syaikhul Ulama’ (Gurunya para Ulama).

KH. Maimun Zubair meninggal dunia di hari yang sangat mulia bagi Mbah Mun dan keluarga, serta Pondok Pesantren Al-Anwar yakni hari Selasa. Hal ini dikarenakan hari Selasa merupakan hari di mana Allah SWT menciptakan segala ilmu, setelah menciptakan bumi, langit dan semua isinya. Hari selasa merupakan hari di mana banyak para ulama yang menjempat kekasihnya Allah SWT (Meninggal Dunia). Sebagaimana beliau menjelaskan dalam salah satu ceramahnya:

“Hari selasa menurut nenek saya, mulai dari nenek yang keempat sampai ayah saya ibu saya, itu kok kalau meninggal hari selalu Selasa. Bahkan simbah saya Kyai Ahmad itu berkata, zaman saya di Makkah itu kyai-kyai kalau meninggal hari Selasa.”

Subhanallah… Allahu Akbar…

Apa yang beliau Mbah Mun sampaikan ternyata terjadi juga kepada beliau, yakni beliau meninggal di hari yang sangat mulia yakni hari Selasa seperti kakek nenek beliau dan juga para ulama lainnya.

Mari kita semua mendoakan beliau, semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan beliau, dan menerima segala amal ibadah beliau, Aamiin.

Semoga Allah segera memberikan pengganti beliau seorang ulama yang seperti beliau bahkan lebih, Aamiin.

Pendidikan Formal : 2003 - 2009 SD N Tugu 1 Sayung Demak, 2009 - 2012 MTs Futuhiyyah-1 Mranggen Demak, 2012 - 2015 MA Futuhiyyah-1 Mranggen Demak, 2015 - 2019 PAI S-1 Universitas Alma Ata Yogyakarta, 2020 - 2022 PAI S-2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Pendidikan Informal : 2009 - 2015 PonPes Futuhiyyah Mranggen Demak, 2015 - 2017 PonPes Al Munawwir Krapyak Bantul Yogyakarta, 2017 - 2019 PonPes Baitul Qur'an Daarut Tauhiid Yogyakarta.