Pedoman Rumah Tangga Bahagia sesuai Syari’at Part 2

Pedoman Rumah Tangga Bahagia sesuai Syari’at Part 2

Diposting pada

Pedoman Rumah Tangga Bahagia sesuai Syari’at Part 2

saudara-saudaraku yang berbahagia, sesungguhnya Allah SWT menciptakan makhluknya berpasang-pasang, seperti surga-neraka, baik-buruk, laki-laki-perempuan, dsb. Akan tetapi dalam kenyataannya banyak makhluk Allah yang bernama manusia enggan untuk menikah dengan berbagai alasan. Perlu diketahui bahwa manusia yang membujan merupakan manusia yang sangat di ancam dan dicela oleh Allah dan RasulNya. Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini dosenmuslim.com akan menebar ilmu tentang pedoman rumah tangga bahagia sesuai syari’at part 2 dengan tema sebagai berikut:

Ancaman dan Celaan terhadap Orang-orang yang Membujang

Hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya:

“‘Ukaf datang kepada Rasulullah, ia belum mau kawin padahal telah mampu, lalu Nabi bertanya kepadanya, ‘Apa engkau telah beristeri wahai ukaf?’ ‘Ukaf menjawab, ‘belum’, kemudian Rasulullah bersabda, ‘tidakkah engkau mempunyai budak perempuan?’ jawabannya, ‘tidak’, Sabdanya, ‘Bukankah engkau sehat dan berkemampuan?’ jawabanya, ‘iya, Alhamdulillah’,

lalu Nabi bersabda, ‘kalau begitu engkau masuk dalam golongan mereka. Atau mungkin engkau termasuk dalam golongan kami, sehingga karena itu hendaklah kamu berbuat seperti yang menjadi kebiasaan kami. Karena kebiasaan kami adalah beristeri. Orang yang paling durhaka di antara kamu adalah orang-orang yang membujang di antara kamu, orang matinya paling hina di antara kamu adalah para bujangan. Sebab itu sungguh celakalah engkau wahai ‘Ukaf, sebab itu kawinlah!’ lalu ‘Ukaf berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku tidak akan mau kawin sebelum engkau yang mengawinkan aku dengan orang yang engkau sukai’, lalu Rasulullah bersabda, ‘Kalau begitu aku kawinkan engkau dengan nama Allah dan dengan berkah-Nya kepada Kultsum Al-Humairi, seorang berbudi mulia.” (HR Ibnu Atsir dan Ibnu Majah)

Itulah hadits pada Pedoman Rumah Tangga Bahagia sesuai Syari’at Part 2 yang bertema Ancaman dan Celaan terhadap Orang-orang yang Membujang

Baca juga : Pedoman Rumah Tangga Bahagia sesuai Syari’at part 1

Penjelasan

Pedoman Rumah Tangga Bahagia sesuai Syari’at Part 2Hadits di atas berisi tentang ancaman dan celaan Islam terhadap orang hidupnya membujang padahal dia mampu dan sehat.

Mengapa Islam memberikan ancaman kepada orang yang hidup membujang? Karena manusia itu diberi amanat untuk meramaikan /memakmurkan bumi sekalian mengurusnya dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu bagaimana kita akan memakmurkannya bila penghuninya tidak ingin mempunyai keturunan, yang akibatnya manusia akan punah dalam satu generasi.

Pada akhir-akhir banyak sekali terdengar kampaye besar-besaran supaya orang menunda perkawinannya dan mengurangi jumlah anaknya. banyak cara yang dilakukannya seperti membuat slogan yang menakutkan yakni “seseoran yang mempunyai banyak anak kecenderungannya akan terkena penyakit kanker” slogan tak berperasaan!!! selain itu juga ada program KB. Padahal Rasulullah SAW memerintahkan kepada ummatnya untuk perbanyak anak. Sebaliknya orang-orang yang tidak ingin menikah apalagi tidak ingin berketurunan atau membujang akan di ancam dan di cela oleh Allah dan RasulNya.

Kesimpulan

Jadi, orang yang sudah mampu dan sehat akan dicela dan dilaknat oleh Allah dan Rasulnya jika membujang selamanya. Itulah pedoman rumah tangga bahagia sesuai syari’at part 2 dari dosenmuslim.com tentang ancaman dan celaan terhadap orang yang membujang.

😉 Semoga Bemnafaat, amin  😉

iklan
Gambar Gravatar
Selamat datang di www.dosenmuslim.com Website ini merupakan referensi terperacaya para mahasiswa, karena wabsite ini di dalamnya memuat penemuan atau penilitian dari para pakar yang sudah dikumpulkan di dalam buku. Salam Muda Berkarya Editor M. Nasikhul Abid, S.Pd.I