Tanda-tanda Wanita Positif Hamil

11 Tanda-tanda Wanita Positif Hamil

Diposting pada

Tidak ada yang lebih indah selain memperoleh bungan dari penantian panjang Anda. Bunga harapan itu adalah kehamilan. Tetapi, Benarkah Anda telah hamil? Untuk mengetahuinya Anda perlu memastikannya dengan mengecek beberapa hal yang menjadi tanda-tanda kehamilan.

Cara mengetahui kehamilan sebenarnya dapat dideteksi lebih dini, sehingga Anda dapat mempersiapkan kehamilan sebaik mungkin. Adapun beberapa tanda-tanda kehamilan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Tidak Menstruasi (Amenorrhea)

Berhentinya haid dari waktu biasanya menjadi pertanda dibuahinya sel telur oleh sel sperma. Ini merupakan pertanda awal kehamilan. Selain itu jika dikombinasikan dengan tanda-tanda positif yang lain, kemungkinan besar Anda memang benar hamil.

Akan tetapi sebaiknya ditunggu kurang lebih 1 minggu, sebelum ke dokter kandungan untuk diperiksa. Sebab, bisa jadi haid datang terlambat karena stres atau mengonsumsi obat-obat tertentu.

2. Munculnya Flek dan Kram Perut

Flek atau bercak warna merah muda dari vagina merupakan salah satu tanda kehamilan saat terjadi implantasi (embrio menempel pada dinding uterus). Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid.

Terkadang, Anda salah mengartikannya sebagai hadi. Hanya saja waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Bersamaan dengan munculnya bercak darah, akan terjadi kram perut. Kondisi seperti ini biasanya terjadi secara teratur dan terus berlanjut hingga posisi uterus berada di tengah dan di sanggah pinggul.

3. Perubahan Payudara

Saat Anda terbukti hamil, maka hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh mulai meningkat, sehingga menyebabkan payudara lebih lembut dan lunak. Selain itu, payudara menjadi lebih sensitif dan nyeri ketika disentuh.

Terkadang, putingnya juga berdenyut seperti kesemutan. Apabila kehamilan semakin membesar, maka payudara semakin padat dan putingnyapun bertambah besar dan lebih gelap. Biasanya hal ini terjadi sekitar 3 minggu setelah pembuahan.

Pada kehamilan awal, daerah areola (daerah gelap yang mengelilingi puting payudara) menjadi lebih gelap dan diameternya membesar. Selain itu, pembuluh darah vena pada payudara juga lebih kelihatan, karena adanya penegangan payudara.

4. Lelah dan Mengantuk

Beberapa wanita tidak menyadari bahwa rasa lelah dan mengantuk yang berlebihan dan tidak biasa merupakan tanda-tanda kehamilan. Hal ini disebabkan adanya perubahan hormon dan kerja ginjal, jantung, serta paru-paru yang semakin keras untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin.

Pada rentang waktu 8-10 minggu pertama, wanita cenderung akan merasa cepat lelah. Hal ini dikarenakan saat hamil, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang signifikan. Seluruh tubuh perlu melakukan penyesuaian terhadap proses baru bertumbuhnya janin. Bagi sebagian besar wanita, rasa lelah akan usai ketika usia kehamilan sampai pada 12 minggu.

Baca juga : Tips Agar Anda mendapatkan anak laki-laki dan Perempuan

5. Mual dan Muntah

Tanda yang paling dikenali ketika wanita hamil adalah mual dan muntah. Hampir 50% wanita yang baru mulai hamil mengalami mual dan muntah,  meskipun tingkat parah dan lamanya berbeda-beda. Mual dan muntah biasanya dialami sekitar 2 minggu setelah tidak haid.

Pada dasarnya, mual dan muntah timbul karena terjadinya perubahan berbagai hormon dalam tubuh pada awal kehamilan. Meski demikian, kondisi pada setiap ibu hamil tidak sama, ada yang ringan, namun ada juga yang berat, bahkan sangat berat. Mual dan Muntah ini bisa terjadi kapan saja, baik pagi, siang, sore, atau bahkan malam.

6. Rahim dan Perut Membesar

Tanda yang mutlak dari sebuah kehamilan adalah bertambah besarnya rahim dan perut sang ibu. Membesarnya rahim dan perut ini adalah konsekuensi dari perkembangan janin dalam rahim. Sehingga semakin tua usia janin, maka semakin besar pula perut ibu.

7. Ngidam

Ngidam merupakan kebiasaan para ibu hamil dan sudah menjadi ciri khas mereka. Walaupun tidak semua ibu hamil mengalaminya. Tanda-tanda ngidam adalah ingin sekali mengonsumsi makanan tertentu sesuai keinginannya.

Perlu diketahui, bahwa ngidam bukanlah keinginan sang bayi, seperti mitos-mitos yang tersebar pada masyarakat kita (sepertinya hanya alasan agar suami nuruti hehe). Kan tetapi, ngidam lebih disebabkan oleh perubahan hormon dan kondisi psikologis yang ingin lebih diperhatikan oleh suami.

Baca juga : Ingat! Lakukan ini Agar Kehamilan Anda tidak Terhambat

8. Sakit Kepala

Rasa lelah, mual, tegang, dan mengantuk para ibu hamil merupakan gejala yang ditimbulkan oleh perubahan kadar hormon tubuh ketika mereka mulai hamil. Akan tetapi, pusing atau sakit kepala lebih disebabkan oleh meningkatnya jumlah pasokan darah ke tubuh.

9. Suhu Basal Naik

Suhu basal adalah suhu mulut pada pagi hari. Suhu basal akan sedikit meningkat sesaat setelah terjadi pembuahan. Suhu basal akan turun jika sedang haid. Jadi, jika suhu basal meningkat, bisa jadi hal ini merupakan salah satu tanda-tanda terjadinya kehamilan.

10. Moody

Perubahan hormon tubuh pada awal kehamilan bisa membuat ibu sangat emosional. Suatu saat, ia bisa cepat sedih, senang, dan khawatir. Kondisi demikian sebaiknya jangan diabaikan, karena bisa menjadi salah satu tanda kehamilan. Dan sebagai calon ibu yang cerdas, Anda sebaiknya lebih bijak dalam menyikapi kondisi seperti ini agar tidak larut dalam emosional yang tidak menentu.

11. Test Pack

Test Pack merupakan alat uji kehamilan berbentuk stik yang dirancang untuk mengetahui apakah urine yang dijadikan sampel mengandung hormon hCG atau tidak. Jadi dengan test pack Anda dapat mengetahui apakah Anda positif hamil atau tidak.

Baca juga : Kapankah tanda-tanda wanita hamil itu muncul?

Penutup

Semoga tanda-tanda kehamilan di atas dapat membantu Anda untuk mengatahui hamil atau tidak.  Saya mengajak Anda untuk berlangganan di website dosenmuslim.com secara GRATIS agar Anda selalu mendapat ilmu terbaru. Caranya isi kolom berlangganan di pojok kanan atas. Terima kasih dan sampai bertemu di pembahasan lainnya.